Langsung ke konten utama

Bill Gates: Jangan Nekat Drop Out Kuliah

Jakarta - Pintar dan berlimpah harta, siapa yang tak ingin meniru sukses Bill Gates? Tapi sosok yang melahirkan Microsoft itu menyarankan agar orang tidak mencontohnya dalam satu hal yang menurutnya tidak bagus: drop out dari kampus.
Ya, seperti diketahui, pria dengan harta USD 86,9 miliar atau lebih dari Rp 1.000 triliun itu tidak lulus kuliah dari Harvard University karena memilih membesarkan Microsoft. Namun ia menggarisbawahi kalau peluang sukses menjadi lebih tinggi jika seseorang lulus sarjana.
"Itu adalah prestasi yang harus dirayakan. Meskipun aku drop out kuliah dan beruntung mengejar karir di bidang software, meraih gelar sarjana adalah langkah yang jauh lebih pasti untuk sukses," demikian Gates pernah menyarankan.
"Mereka yang lulus kuliah lebih mungkin menemukan pekerjaan yang bagus, mendapat penghasilan lebih tinggi dan bahkan bukti menunjukkan mereka punya kehidupan lebih sehat ketimbang mereka yang tidak," tambahnya.
Bill akhirnya mendapat gelar sarjana kehormatan dari Harvard di tahun 2007. Ketika itu, ia pidato di depan para lulusan dan akademisi Harvard. Pidatonya sarat inspirasi, termasuk saat-saat di mana dia memilih untuk tidak melanjutkan kuliah lagi.
"Aku berterima kasih kepada Harvard untuk kehormatan ini dan menyenangkan akhirnya punya gelar sarjana," kata Bill ketika itu.
"Aku sudah menunggu lebih dari 30 tahun untuk mengatakan ini, ayah, aku selalu bilang kepadamu bahwa aku akan kembali (ke Harvard) dan mendapatkan gelar," katanya dengan nada bercanda.
"Aku salut kepada para lulusan hari ini. Aku sendiri sudah merasa senang disebut drop out Harvard yang paling sukses. Aku melakukan yang terbaik dari setiap orang yang gagal,"
"Tapi aku juga menyeret Steve Ballmer (mantan CEO Microsoft-red) untuk drop out. Aku punya pengaruh buruk. Itulah sebabnya aku hanya diundang untuk bicara pada acara kelulusan ini. Jika aku bicara lebih awal, mungkin yang lulus akan lebih sedikit," candanya yang disambut tawa mahasiswa Harvard.
Sumber : detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Cara Cepat Belajar Bahasa Jepang

Adakah cara cepat belajar bahasa jepang ? tentu saja ada. Pada dasarnya, menguasai beberapa bahasa adalah sesuatu yang sangat bermanfaat untuk kehidupan sosial kita. Semakin banyak bahasa yang dikuasai, maka semakin luas pula pergaulan kita yang mana akan membuat kita mempunyai banyak relasi untuk meraih sebuah kesuksesan. Bahasa pun bermacam-macam, ada bahasa Inggris, Indonesia, Mandarin, Prancis, Jerman dan lain sebagainya. Namun, ada satu bahasa yang juga cukup layak untuk dipelajari karena bahasa tersebut adalah bahasa dari negara yang maju : Jepang. Sebelumnya, mari sebentar kita bahas sedikit mengenai bahasa Jepang. Jadi, menurut wikipedia, Bahasa Jepang atau jika dilafalkan berbunyi Nihon-go merupakan bahasa resmi di Jepang yang berpenduduk sekitar 127 juta jiwa. Pun demikian, selain digunakan di Jepang, bahasa Jepang pun juga digunakan oleh beberapa penduduk negara yang pernah dijajah oleh Jepang seperti Korea dan juga Tiongkok.  Selain dua negara jajahan tersebut, Bah...

Cara Menghitung Nilai Rata-rata, Standar Deviasi, Ragam, dan Membuat Grafik menggunakan Microsoft Excel

Pertama buat semacam daftar nilai siswa atau nilai mahasiswa dan yang lain-lainnya. Contohnya seperti pada gambar di bawah ini Menghitung Nilai Rata-rata 1. Letakkan kursor di kolom yang sudah dibuat untuk menaruh nilai rata-rata (contohnya di C7) 2. Lalu ketik "=average(C2:C6)" dan klik enter. Atau bisa juga setelah mengetik average, saat buat tanda buka kurung tarik kursor seperti memblok kotak nilai dari yang atas sampai yang bawah, lalu buat tanda tutup kurung dan klik enter. Lebih jelasnya seperti gambar di bawah ini 3. Hasil nilai rata-rata seperti gambar di bawah ini Menghitung Standar Deviasi 1. Letakkan kursor di kolom yang sudah dibuat untuk menaruh standar deviasi atau kalau mau data itu saja yang di jadikan 1 tetapi berbeda-beda bagiannya, cukup menaruh kursornya di bawah nilai rata-rata yang sudah dibuat tadi. 2. Lalu ketik "=stdev(C2:C6)" dan klik enter. Atau bisa juga seperti keterangan yang dijelaskan di poi...

Teks Iklan

Pengertian Teks Iklan Teks iklan merupakan salah satu media promosi yang efektif dalam memasarkan berbagai produk kepada konsumen karena daya jangkauannya yang luas dan masif. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan suatu produk, baik barang maupun jasa kepada masyarakat, guna menarik perhatian masyarakat untuk mengenali, membeli, hingga mengonsumsi atau menggunakan produk yang diiklankan. Persaingan di bidang iklan memang semakin tajam sejak adanya televisi. Namun, media cetak tetap memiliki pangsa pasar tersendiri dan tetap menjadi target produsen dalam mengiklankan produknya. Fungsi Teks Iklan Secara sederhana, pengertian teks iklan adalah sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh suatu masyarakat lewat suatu media. Namun, untuk membedakannya dengan pengumuman biasa, iklan lebih diarahkan untuk membujuk orang supaya membeli. Iklan mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai berikut. 1. Sebagai informasi (menyampaikan info produk baru, ciri-ciri, dan lain-lain). ...