Langsung ke konten utama

Cerpen (Tinggal kenangan)



Pagi itu sangatlah cerah, mentari pagi muncul memancarkan sinar cerah dengan semangat 67 eh semangat 45 maksudnya. Sama denganku, hari ini adalah hari ulang tahun orang yang sangat aku kagumi bahkan kucintai. Semua sudah aku persiapkan termasuk kue ultah serta kadonya.
Aku masuk ke kelas dengan hati gembira dan bibir tersenyum-senyum sendiri. Kakiku melangkah tepat di depan pintu masuk kelas dan disambut ceria oleh sahabat sahabatku Syarif dan Renata.
Yaps! hampir lupa, aku Sherly kepanjangan dari Sherlyna rantika putri. Cewek manis berkumis tipis yang kini sedang dilanda asmara cinta.
“Ciee yang senyum senyum sendiri, kenapa? sakit?” ucap Renata sambil menekan tangannya ke jidatku.
“Apaan sih Ren, emang aku gila” ucapku (memanyunkan bibir 5 meter).
“Ya mungkin, ya gak Rif?” ucap Renata melirik Syarif.
“Betul, kenapa kamu Sher?” ucap Syarif.
“Hari ini tuh hari special banget buat aku, aku mau bikin suprise buat pangeran cecakku” ucapku panjang lebar sambil bayangin apa yang akan terjadi nantinya.
Pangeran cecak? Ya, pangeran cecak adalah cowok yang aku kagumi selama ini. Aku julukin pengeran cecak karena dia super duper takut sama cecak, namanya Tara.
Bel waktu istirahat pun tiba, siswa siswi berbondong bondong ingin memanjakan lidah dan juga perutnya yang dari tadi demo minta makan.
“Hay guys, doain aku ya. Semoga rencana ini sukses berjalan mulus semulus jalan tol, amin” ucapku.
“Oke, tuh ada Tara kebetulan banget deketin gih” ucap Syarif.
“Sukses ya say” ucap mereka berdua serentak serta kepala dimiringkan ala-ala Rita sugiarto penyanyi dangdut.
Aku berjalan dengan pedenya sampai gak lihat ada batu di depanku, untungnya gak jatuh, kalau jatuh malu dong sama pangeran cecakku.
Setelah melewati lorong lorong kelas, aku melihat Tara lagi berduaan sama Lyla cewek yang paling aku benci karena gayanya yang kecentilan, sok cantik, sombong pokoknya aku ilfeel banget deh sama dia. Tanpa sadar kue dan kadonya jatuh ke lantai, aku berlari secepat mungkin sambil menangis.
Aku melihat ekspresi Renata dan Syarif kebingungan dengan tingkahku yang mula ceria berubah drastis menjadi duka membara.
“Sherly, kamu kenapa?” ucap Renata sambil memelukku.
“Tara sama Lyla berduaan mereka mesra banget” ucapku terbata bata.
“Udahlah cari yang lain, masih banyak kok” ucap Syarif.
Sepulang Sekolah kurebahkan tubuhku di kasur empuk milikku. Kutatap langit biru kamarku. Pikiran itu selalu terngiang ngiang di memory otakku. Kubangkitkan tubuh ini menuju meja belajar.
Pena menari nari amat lambat di atas kertas polos putih. Kutulis kata puitis yang berisi sesuai isi hatiku.
Tinggal kenangan.
Kuukir namamu dalam hatiku
Agar hati ini tak dalam kekosongan.
Meskipun kau telah menodai hati ini,
Akan kuhapus dengan sejuta air mata.
Aku rela mentari membakar kulitku
Aku rela kebahagiaanku kuberikan padamu
Asal kau bahagia.
Namun itu dulu
Sekarang sudah terbalut
Oleh balutan kenangan.
For Tara (pangeran cecakku)
Pagi ini mendung, mentari engan tul memancarkan sinarnya, sama dengan hatiku.
Mungkin mentari mengerti apa yang sedang aku rasakan.
Aku berjalan sempoyongan dengan mata sembab gara gara menangis semalaman menuju kelasku disambut oleh sahabat sahabatku.
“Sherly kamu jangan begitu dong, kita kan juga turut sedih jadinya. Strong bro move on bangkit dari keterpurukan ini” ucap Renata menenangkanku.
“Dan kamu jangan kaget ya, kalau Tara sama Lyla sudah jadiab kemarin. Aku tahu berita ini dari Gita teman sekelas kita” ucap Syarif.
“Iya makasih ya sahabat sahabatku. Kalian itu orang yang selalu suport aku, aku sayang kalian. Aku akan move on dari Tara dan selalu bersama kalian” ucapku menangis terharu.
Kita bertiga saling berpelukan.
Sahabat bukanlah selayaknya pacaran yang dapat putus atau nyambung. Namun, Sahabat adalah persatuan yang abadi.
– Karya Septy Aisyah –

Sumber : https://uprint.id/blog/cerpen/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Cara Cepat Belajar Bahasa Jepang

Adakah cara cepat belajar bahasa jepang ? tentu saja ada. Pada dasarnya, menguasai beberapa bahasa adalah sesuatu yang sangat bermanfaat untuk kehidupan sosial kita. Semakin banyak bahasa yang dikuasai, maka semakin luas pula pergaulan kita yang mana akan membuat kita mempunyai banyak relasi untuk meraih sebuah kesuksesan. Bahasa pun bermacam-macam, ada bahasa Inggris, Indonesia, Mandarin, Prancis, Jerman dan lain sebagainya. Namun, ada satu bahasa yang juga cukup layak untuk dipelajari karena bahasa tersebut adalah bahasa dari negara yang maju : Jepang. Sebelumnya, mari sebentar kita bahas sedikit mengenai bahasa Jepang. Jadi, menurut wikipedia, Bahasa Jepang atau jika dilafalkan berbunyi Nihon-go merupakan bahasa resmi di Jepang yang berpenduduk sekitar 127 juta jiwa. Pun demikian, selain digunakan di Jepang, bahasa Jepang pun juga digunakan oleh beberapa penduduk negara yang pernah dijajah oleh Jepang seperti Korea dan juga Tiongkok.  Selain dua negara jajahan tersebut, Bah...

Java

Paradigma : OOP Muncul Tahun: 1990-an Perancang: Sun Microsystems Sistem pengetikan : kuat, statis Implementasi: banyak Terpengaruh oleh: Objective-C ,  C++ ,  Smalltalk ,  Eiffel Mempengaruhi: C# ,  D ,  J# ,  PHP Java  adalah  bahasa pemrograman  yang dapat dijalankan di berbagai  komputer  termasuk  telepon genggam . Bahasa ini awalnya dibuat oleh  James Gosling  saat masih bergabung di  Sun Microsystems  saat ini merupakan bagian dari  Oracle  dan dirilis tahun  1995 . Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada  C  dan  C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam  p-code  ( bytecode ) dan dapat dijalankan pada berbagai  Mesin Virtual Java (JVM) . Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spes...

Fungsi EYD dan Kaidah Tata Tulis Baku

Debora Maretauli Universitas Gunadarma Ahmad Nasher Fungsi EYD EYD mempunyai fungsi yang cukup penting. antara lain, berfungsi sebagai : 1.        Pemersatu,     pemakaian EYD dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa. 2.        Pemberi kekhasan, pemakaian  EYD dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya. 3.        P embawa kewibawaan, pemakaian EYD  dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya. 4.        kerangka acuan,  EYD  menjadi tolak ukur bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang. 5.        Alat penyaring masuknya unsur-unsur bahasa lain ke dalam bahasa Indonesia. Di samping kelima fungsi yang telah disebutkan, EYD sebenarnya juga mempunyai fungsi yang lain. Secara praktis, EYD berfungsi untuk mem...